Kamis, 17 Maret 2016

puisi hati

Kegelisahan apakah ini...?
Yang mendera tiada ampun
Dengan tidak memberikan ruang bagi nafas
Dan juga pikiran sehat...
Seribu permainan kata pujangga seperti tidak mampu mewakili
Hanya ada kehampaan yang asing
Lalu kepada siapa tercurah silatan lidah ini?
Demi menutup wajah sebenar dari hati yang bergemuruh!!!!
        Jika ku memilih katakan cinta...
        Kurasa hanya kesemrawutan yang terpapar
        Jika ku memilih diam...
        Kurasa hati akan meneriakkan ketidak adilan
        Jika ku memilih tertawa dan berlalu...
        Adilkah pada akhirnya?

        Karena yang terpilih tak terjangkau oleh ruang dan waktu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar